Bank-bank Besar Rusia Sudah Siap Dengan Cryptocurrency

Beberapa bank-bank besar Rusia menyatakan siap untuk integerasikan dengan cryptocurrency. Hal itu diungkapkan setelah mengadakan pertemuan khusus pada 20 September kemarin. Pertemuan itu sengaja untuk menyiapkan masa depan sektor keuangan. Termasuk regulasi mata uang kripto di Rusia.

0
20
Bank-bank Besar Rusia Sudah Siap Integerasikan Cryptocurrency

Pada pertemuan yang digelar di Bursa Efek Moskow Rusia (20/9/18), bank-bank besar rusia menyatakan siap untuk menyediakan layanan terkait dengan cryptocurrency. Di pertemuan itu ADDCAPITAL saling sepakat bermitra dengan VNX Exchange di pasar ventura. Nilai kerjasama tersebut berkisar sekitar USD 20 juta.

Pertemuan khusus bank-bank besar Rusia tersebut digelar oleh OCP, yang bertindak sebagai sebuah kelompok kerja untuk masuk di ruang pemegang kebijakan dan regulator. Hadir dalam pertemuan tersebut beberapa bank-bank besar di Rusia. Seperti Sberbank, ADDCAPITAL, ALTHAUS Group, Group IB, serta juga beberapa perusahaan lain.

Tidak hanya itu, beberapa bursa besar di luar Rusia dan juga pihak beberapa tim kripto juga turut menghadiri pertemuan tersebut. Seperti bursa kripto BitFlyer asal Jepang, NEM dan juga Litecoin.

Agenda pertemuan itu dibawakan oleh Luc Frieden, mantan Menteri Kehakiman dan Menteri Keuangan di Luksemburg, anggota Dewan Direksi Bursa Efek Luksemburg, dan Ketua Dewan Direksi bank terbesar di Luksemburg, yakni Luksemburg BIL (Banque Internationale a Luxembourg)

Ada sebuah informasi dari sumber luar yang menyatakan bahwa bank-bank besar Rusia tersebut tertarik dengan peregulasian cryptocurrency di Luksemburg, Singapura, maupun di Jepang. Perwakilan banyak lembaga dari Luxemburg tersebut memberikan keterangan tentang besarnya permintaan untuk cryptocurrency.

Karena besarnya permintaan penggunaan mata uang kripto itu, awalnya masih belum memberikan layanan tersebut. Hambatannya sama, karena masih belum adanya kepastian regulasi hukum di negara Luxemburg.

Dikabarkan dari media RBC Rusia, Luc Frieden menilai bahwa industri tidak perlu regulasi kripto yang terpisah. Alasannya karena hal tersebut belum cukup banyak dikembangkan. Sedangkan kontrol industri yang bergerak di cryptocurrency tidak boleh berada di tingkat nasional, melainkan tingkat internasional.

“Saat ini Luksemburg adalah salah satu pusat keuangan paling maju di Eropa. Karena latar belakang politik yang stabil ditambah dukungan hukum yang kuat untuk sektor keuangan. Ekosistem keuangan yang dikembangkan memungkinkan pemerintah untuk merangsang inovasi di sektor keuangan. Untuk memperkuat posisi Luksemburg sebagai pusat keuangan terkemuka. Kami bermaksud untuk mengembangkan lebih lanjut peraturan dan infrastruktur untuk kewirausahaan keuangan, “kata Frieden.

Oleh karena situasi yang kurang lebih sama dengan ketidak jelasan regulasi, terlebih Rusia cukup keras berusaha untuk melarang cryptocurrency, bank-bank besar masih punya kesempatan untuk memberikan layanan cryptocurrency.

Pada pertemuan itu, beberapa hal yang kabarnya perlu dilakukan adalah dengan berusaha berbicara langsung dengan salah satu anggota parlemen, Anatoly Aksakov. Selain itu juga menemui beberapa lembaga keuangan pemerintah, seperti Departemen Keuangan dan Layanan Pajak maupun Bank Sentral Rusia.

Meskipun terbentur persoalan regulasi, namun bank-bank besar Rusia itu dianggap masih bisa punya peluang melalui perusahaan ventura mereka. Dan perusahaan-perusahaan tersebut bisa menggunakan registrasi secara terpisah.

Dari contoh seperti yang dilakukan antara VNX Exchange dengan ADDCAPITAL, adalah sebuah solusi baru. Mata uang kripto muncul sebagai ekosistemnya sendiri, namun operasinya bisa melibatkan pihak bank, dana ventura, perusahaan-perusahaan besar, hingga lembaga hukum seperti pengacara.

Menyangkut soal tidak adanya alternatif untuk meningkatkan sisi permodalan untuk perusahaan ventura level B dan C di Rusia, hal tersebut akan coba dipertimbangkan bersama lembaga pemerintahan Duma.