BitCherry Membuat Peta Jalan Kota E-Commerce Terdistribusi

BitCherry Membuat Peta Jalan Kota E-Commerce Terdistribusi

News
October 22, 2019 by adi
303
BitCherry menggelar roadshow di beberapa negara dalam mempromosikan pemberdayaan perkotaan melalui penciptaan kota e-commerce terdistribusi. Agenda itu mulai berjalan pada 28 Oktober di San Fransisco, Malta, Singapura, Moskow, Korsel, Hong Kong, Cina, dan beberapa kota lainnya.
Kota E-Commerce Terdistribusi

Bitcoin Media – Kota E-Commerce Terdistribusi. Mulai tanggal 28 Oktober mendatang, BitCherry akan mulai melaksanakan perjalanan secara global di beberapa negara besar di dunia. Upaya ini adalah inisiatif dalam “Pemberdayaan Perkotaan – Menciptakan Kota E-Commerce Terdistribusi”.

Agenda yang bakal mulai digelar pekan depan mendatang ini merupakan salah satu agenda utama selepas BitCherry meneken kerjasama strategis dengan National Youth Kongo (DRC) beberapa waktu yang lalu.

Beberapa wilayah yang masuk dalam agenda nantinya seperti San Fransisco, Malta, Singapura, Moskow, Rusia, Korea Selatan, Hong Kong, Cina, dan masih banyak kota lainnya. Secara keseluruhan, agenda itu memang dalam rangka untuk mempromosikan tema “Pemberdayaan Perkotaan” melalui “Penciptaan Kota E-Commerce Terdistribusi”.

Sementara untuk konten dalam agenda event tersebut, dibagi dalam tiga kategori besar. Tiga kategori besar itu adalah Perdagangan (e-commerce), Produk, dan Teknologi. Masing-masing kategori tersebut diperkuat pula dengan topik seputar pengembangan teknologi kekinian, demo interaktif, ekologi bisnis, sampai dengan perencanaan strategis serta tahapan BitCherry lainnya.

Agenda event untuk mempromosikan kota e-commerce terdistribusi itu dengan harapan bisa memenuhi kebutuhan audience. Setidaknya, dari target rencana yang ada, event perjalanan nantinya diupayakan bisa mencakup 3.000 lebih investasi pihak institusional di seluruh dunia, 1.800 industri, 35.000 peserta, dan 480 lebih media yang akan ikut berpartisipasi secara komprehensif.

Situasi yang ada saat ini, cukup banyak negara yang berupaya mencari terobosan ekonomi baru. Baik dari negara maju maupun berkembang, sudah secara aktif dalam mengeksplorasi pertumbuhan ekonominya.

Di lain sisi, ekonomi terdistribusi kian banyak mendapat apresiasi di banyak negara. Hal tersebut karena konsep ekonomi baru dan potensi pengembangannya. Seperti keunggulan teknologi baru blockchain, kecerdasan buatan, cloud computing, maupun Big Data.

Platform BitCherry menggunakan terapan teknologi kekinian tersebut untuk teknologi yang terdistribusi. BitCherry juga lengkap dengan lanskap bervisi strategis, berwawasan ke depan dengan perspektif internasional. Tidak heran, peran BitCherry juga sudah mencakup banyak negara di Asia maupun Afrika.

Pada pelaksanaan acara itu, sekaligus sebagai penanda awal atas pendekatan BitCherry dalam memberdayakan sistem ekonomi perkotaan, untuk menciptakan ekosistem smart city. Lengkap dengan tata letak strategis di pasar global.

Pendiri sekaligus CEO BitCherry, Paul, mengatakan “Ekonomi terdistribusi merupakan sistem ekonomi baru yang berkembang dari lahirnya teknologi terdistribusi. Pembeda utamanya adalah berada pada konstruksi jaringan nilai yang sama sekali berbeda,” terangnya.

Paul menambahkan, “Nilai ekonomi terdistribusi dapat diterapkan pada bidang yang terdiversifikasi, menggunakan keunggulan komunitas secara ekologis untuk membentuk kembali sistem ekonomi bisnisnya,” jelasnya.

Di platform BitCherry sendiri, posisinya sebagai salah satu pelopor teknologi terdistribusi yang bisa bermanfaat dalam meningkatkan ekonomi perkotaan. Asumsinya, pemanfaatan itu akan bisa memungkinkan dalam membentuk ekologi ekonomi yang baru.

Lebih jauh ke depan, BitCherry juga akan meningkatkan pengembangan kekuatan aplikasi lunaknya untuk memperkuat posisinya di segmentasi industri yang memberikan dukungan komersial pada lebih banyak bidang.

Add a comment