Ciri Bisnis BitCherry, Merangkul Lingkungan Bersumber Daya Cerdas

Ciri Bisnis BitCherry, Merangkul Lingkungan Bersumber Daya Cerdas

News
November 9, 2019 by adi
294
Partisipasi BitCherry di event besar di San Francisco sekaligus sebagai upaya untuk merangkul wilayah dengan sumber daya yang cerdas. Silicon Valley di San Francisco banyak melahirkan raksasa-raksasa teknologi.
Ciri Bisnis BitCherry

BitcoinMedia – Ciri Bisnis BitCherry. Di sekitar tahun 1950-an, sejumlah emas besar ditemukan di California. Kabar tentang emas tersebut membuat sekitar 300 ribu orang datang ke California. Berasal dari seluruh Amerika Serikat maupun dari luar negeri. Seluruhnya mengarah ke emas California di barat.

Dari peristiwa itu, San Francisco tumbuh dari yang sebelumnya adalah pemukiman kecil, menjadi kota besar dalam waktu singkat. Hari ini, satu setengah abad kemudian, Amerika Serikat khususnya Silicon Valley di San Francisco, tetap menjadi lokasi bagi pengusaha lokal. San Francisco juga tempat asal wirausaha raksasa teknologi, Silicon Valley, menjadi terkenal, seolah tempat suci bagi pengusaha internet.

Sedangkan dalam beberapa tahun terakhir, San Francisco telah menjadi kerangka kerja inovasi blockchain. Baik inovasi blockchain dan kewirausahaan, investasi industry, serta peningkatan industry serta talenta-talenta baru. Keseluruhannya mengarahkan pada pertumbuhan industri blockchain secara global.

Pada tanggal 28 Oktober 2019 yang lalu, event bertajuk “San Francisco Blockchain Week 2019” berlangusng selama seminggu. Selama agenda event tersebut, dihadiri oleh Komisi Sekuritas dan Bursa AS Hester M. Pierce, Anggota Kongres, Anggota DPR AS Warren Davidson, Dewan AS Ro Khanna, Vitallik Buterin, Kepala dan juga pendiri Ripple Chris Larsen, serta tokoh-tokoh penting lainnya.

Pendiri dan CEO BitCherry, Paul, diundang juga sebagai perwakilan bisnis terdistribusi di acara puncak event San Francisco Blockchain Week 2019 tersebut. Acara puncaknya digelar pada tanggal 31 Oktober 2019. Pada puncak acara itu, CEO BitCherry membahas aplikasi dan prospek teknologi terdistribusi di bidang komersial.

Di momen tersebut, Paul menggambarkan secara tepat kondisi pengembangan blockchain di AS dengan topik “Penerapan Mata Uang Digital di Masa Depan”, pada sesi diskusi panel. Tujuan pengembangan, arah, dan bangunan ekologis BitCherry telah menciptakan serangkaian strategi penting.

Menurut Paul, AS adalah salah satu pasar penting untuk industri blockchain global.  San Francisco sendiri adalah pasar aktif untuk permodalan blockchain. Di wilayah San Francisco itu, BitCherry dapat menyatukan sumber daya lokal yang berkualitas. Sehingga mendorong pengembangan perusahaan lokal dalam membangun ekosistem industri blockchain. Selain itu adalah untuk mempromosikan pengembangan yang baik dari ekosistem blockchain.

San Francisco cukup dikenal dengan tradisi pengembangan industri teknologi baru. Baik dalam hal penelitian dan pengembangan teknologi, kewirausahaan investasi, hingga pengembangan bakat dan kompetensi. Hal ini akan memainkan peranan penting pengembangan industri secara global.

Lebih khusus di bidang perdagangan blockchain, dapat dilihat hampir separuh dari 100 startup berbasis blockchain papan atas kapitalisasi pasar global berasal dari Silicon Valley. Misalnya seperti Coinbase, Ripple, Blockstream, aplikasi blockchain untuk finansial, serta banyak lainnya yang berasal dari Silicon Valley.

Sedangkan dalam hal industri invenstasi seperti Draper Associates, Andreessen Horowitz, Polychain, Digital Currency Group (DCG), Union Square Ventures (USV), Danhua Capital, Plug and Play, Y Combinator, AngelList, maupun lembaga investasi besar lain dan inkubatornya telah membangun dana investasi blockchain dan mata uang digital. Sejumlah dana besar tersebut telah diinvestasikan untuk mengolah, inkubasi startup blockchain di Silicon Valley.

Selain jenis-jenis startup baru, perusahaan-perusahaan internet besar juga telah ikut mempercepat pengembangan bisnis blockchain dan mempromosikan peningkatan industrinya. Contohnya saja seperti tim pengembanga Google Cloud yang sedang menggarap R&D untuk terintegerasi dengan blockchain. Mereka juga menyediakan pengembangan layanan cloud berbasis teknologi blockchain.

Tidak hanya Googla, Amazon juga sudah meluncurkan template blockahin. Facebook juga bahkan meluncurkan proyek Libra yang memicu perusahaan tradisional untuk melakukan terobosan serupa. Di sisi lain, seperti pengembangan bakat dan kompetensi, kerjasama antara universitas dan industri untuk melakukan penelitian juga telah menjadi praktik umum.

Universitas Stanford misalnya, menawarkan kursus bernama Beyond BitCoin Class. Sementara di Universitas Berkeley juga telah membuat kursus untuk praktik dan penelitian tentang blockchain secara komersial.

Salah satu pusat aktivitas BitCherry yang cukup penting, tidaklah sulit San Francisco untuk melihat tata letak globalisasi BitCherry. Dengan lingkungan yang telah dikelilingi oleh pusat teknologi global, mudah untuk akses arah teknologi, dengan bakat dan kompetensinya, BitCherry juga dapat mencapai puncak barunya.

Di dalam sesi acara di event itu, Paul juga berbagi pengetahuan tentang pengawasan pemerintah dunia terhadap blockchain. Paul mengatakan, “Kembali ke rasionalitas adalah tren yang tidak terhindari dalam pengembangan industri blockcahin. Seluruh industri juga akan kembali ke ranah teknologi. Hal itu merupakan nilai komersial. Otoritas akan memainkan peran yang cukup penting. Pengawasan tidak sama dengan pencegahan. Bahkan sebelum proyek blockchain diimplementasikan, otoritas yang berwenang dapat mengawasi tentang potensi resiko,” terangnya.Paul juga menambahkan, “Agar blockchain dapat berkembang secara sehat dan tertib, mekanisme regulasi cukup diperlukan. Oleh karena itu kita harus melihat peran regulasi itu secara positif,” tambahnya.

Add a comment