Belum Dilaunching, Libra Facebook Sudah Hadapi Tembok Besar

Belum Dilaunching, Libra Facebook Sudah Hadapi Tembok Besar

News
June 19, 2019 by adi
470
Libra Facebook sudah terlihat bakal menghadapi rintangan besar. Padahal, proyek stablecoin bikinan Facebook ini sebenarnya baru akan dirilis tahun depan.
Libra Facebook Sudah Hadapi Tembok Besar

Meski baru akan dilaunching resmi tahun depan, namun Libra Facebook ini sudah menghadapi tantangan besar. Rintangan terbesar itu tidak lain karena harus berhadapan dengan pihak pemangku kebijakan.

Sejumlah otoritas berwenang menilai proyek Facebook harus ditangani dengan serius. Tidak hanya datang dari negara tertentu saja. Pasalnya, target market Facebook jelas cukup meluas secara global. Jika dilihat dari spesifikasi Stablecoin Libra, jelas utilitasnya akan mudah dikategorikan sebagai sebuah sekuritas oleh para pemangku kebijakan.

Salah satu yang sudah memberikan pernyataan misalnya berasal dari Gubernur Bank of England, Mark Carney. Tepat saat pihak Facebook merilis whitepaper, Mark Carney langsung memberikan komentar di Financial Times hari itu juga.

Di dalam komentarnya, Mark Carney menyatakan bahwa inisiatif Libra Facebook ini harus mendapat perhatian lebih serius dari beberapa instansi besar. Seperti bank sentral Inggris, hingga instansi global besar termasuk negara-negara G7, Bank International Settlement, IMF, maupun dari sekuritas.

Tidak hanya dari Mark Carney, melainkan juga dari Ketua Komite Jasa Keuangan di Parlemen Amerika Serikat, Maxine Waters. Dalam keterangannya kemarin di Cnet, Maxine Waters meminta Facebook untuk menghentikan pengembangan Libra.

Alasan utama permintaan Maxine Waters tidak lain karena Facebook mempunyai masa lalu yang bermasalah. Terlebih, saat ini Facebook sendiri memiliki data miliaran pengguna di raksasa sosial medianya.

“Kerena masa lalu Facebook bermasalah, saya meminta Facebook untuk menyetujui moratorium pengembangan mata uang digital ini hingga Kongres dan regulator memiliki kesempatan untuk memeriksa lebih mendalam dan mengambil tindakan,” tegasnya.

Lebih jauh, menurut Maxine saat ini pasar Cryptocurrency secara umum belum punya kejelasan aturan. Terutama perihal yang menyangkut perlindungan untuk investor, dan juga pelaku perekonomian. Ketua Komite Jasa Keuangan AS ini meminta regulator harus mengkaji lebih serius, baik perihal privasi, keamanan nasional, serta resiko perdagangan yang bisa ditimbulkan.

Sampai sejauh ini belum ada kejelasan kapan akan digelar hearing menyangkut stablecoin Libra Facebook ini. Namun, dihari yang sama, regulator keuangan di Eropa juga memberikan hal yang senada.

Pihak Regulator di Eropa menyerukan keprihatinan bahwa ada potensi Facebook nantinya dapat berperan sebagai bank bayangan. Atas dasar itu, pemangku kebijakan di Eropa juga menganggap penting untuk mengawasi lebih mendalam proyek tersebut.

Add a comment