Pertambangan Bitcoin China Macet, Kena Imbas Virus Corona

Kena imbas wabah virus Corona, beberapa mining farm menjadi macet. Sebelumnya produsen mesin pertambangan bitcoin China juga mengalami hal yang sama.

0
50
Pertambangan Bitcoin China

Wabah virus Corona yang menjangkit di Wuhan China sudah berimbas kemana-mana. Imbas wabah ini juga membawa dampak ke sektor industri pertambangan Bitcoin di beberapa mining farm asal China. Padahal, momentum halving Bitcoin sudah kian dekat menjelang.

Akibat wabah virus itu, pemerintah mematikan jalur-jalur transportasi. Pemerintah provinsi Guandong pada tanggal 28 Januari lalu juga memberlakukan perpanjangan libur tahun baru China hingga 9 Februari mendatang.

Salah satu mining farm asal China, terpaksa harus menutup dan mematikan perangkat-perangkatnya selama wabah ini masih belum tuntas. Informasi tersebut diunggah Jiang Zhuoer CEO BTC.TOP melalui akun Weibo (4/02/2020).

Dari informasi Jiang Zhuoer itu, pegawai perusahaan mining farm masih tidak diijinkan untuk bekerja. Namun menurut Jiang untuk sebagian pegawai yang saat ini masih ada di lokasi pertambangan bitcoin disebut masih tetap bekerja tanpa henti. Meskipun mereka juga tidak diperbolehkan meninggalkan atau keluar dari lokasinya.

Beberapa sehari sebelumnya, sempat tersiar kabar bahwa beberapa vendor perangkat ASIC miner pabrikan dari China juga terimbas hal serupa. Vendor ASIC miner yang dikabarkan telah terimbas kondisi virus Corona seperti Bitmain, MicroBT, maupun Canaan.

Kondisi yang ada jelas menjadi situasi yang tidak menguntungkan bagi ekosistem pertambangan bitcoin di China. Momentum halving di sekitar bulan Mei mendatang jelas sudah dipandang cukup krusial. Walau demikian kondisi itu terlihat tidak berdampak pada jaringan bitcoin.

Sejauh ini, distribusi hashrate jaringan bitcoin tidak nampak ada penurunan. Saat tulisan ini dibuat, distribusi hashrate jaringan bitcoin mencapai 103,7 Exahash/s. Nilai totalnya jika dikonversikan dalam satuan terahash per detik adalah 103.000.000 TH/s. Khusus dalam hal ini, hashrate bitcoin sudah berhasil menembus satuan Exahash, sejak tahun 2013 silam.

Terkait dengan momentum halving, macetnya distribusi perangkat ASIC miner baru mungkin saja akan memberikan dampak bagi para penambang. Umumnya, menjelang momentum halving, para penambang juga terus memburu perangkat-perangkat ASIC miner baru untuk meningkatkan sisi efektifitas.

Pada saat halving, penambang jelas berupaya meningkatkan kapasitas perangkat pertambangan. Atau setidaknya, mengganti perangkat dengan yang baru agar lebih efisien. Pasalnya, pengurangan reward block nantinya membutuhkan penyesuaian kondisi.

(gambar:  xresch via Pixabay)