Eksplorasi BitCherry Menyongsong Ekonomi Terdistribusi

Eksplorasi BitCherry Menyongsong Ekonomi Terdistribusi

Press Release
August 27, 2019 by adi
345
Dalam menghadapi era ekonomi terdistribusi, Bitcherry memanfaatkan peran perkembangan teknologi dalam pemberdayaan industri. Termasuk juga dalam hal ekologi agar bisa memberikan nilai.
Ekonomi Terdistribusi BitCherry

BitcoinMedia – Ekonomi Terdistribusi. Setelah dua hari diskusi mendalam yang telah digelar selama dua hari. Tanggal 20 dan 21 Agustus pada event POW’ER 2019 Global Developer di Beijing Cina, topic seputar perkembangan ekonomi terdistribusi telah menarik perhatian luas. Baik peserta yang hadir di dalam event tersebut, maupun kalangan lainnya.

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Berbasis Blockchain

Bertindak sebagai salah satu pembicara di event POW’ER 2019 Global Developer, pendiri Mars Finance dan Consensus Laboratory, Wang Feng menyebut bahwa dari perjalanan tahun 2015 sampai 2019 daftar pekerjaan baru dengan spesifikasi blockchain meningkat 33 kali.

Urutan spesifikasi pekerjaan baru itu bahkan menempati posisi pertama. Kebutuhan pengembang-pengembang industry blockchain baru memberikan vitalitas teknis kuat. Sehingga memungkinkan perusahaan berbasis blockchain untuk melakukan pengembangan yang lebih baik.

Dalam pandangan Wang Feng, industri dan perusahaan berbasis blockchain memiliki kewajiban dan tanggung jawab sosial.

Selama diskusi panel bertema “Ekonomi Terdistribusi” di pelaksanaan event, pendiri Daily Shake sekaligus presenter Chen Cai Gen menyebutkan bahwa saat ini banyak ketidakpastian yang terjadi pada ekonomi secara makro.

Sejumlah perusahaan kecil maupun menengah mengalami banyak permasalahan. Seperti masalah keuangan, bagaimana pengelolaan operasional, hingga tahap penjualan barang dan jasanya. Menurut Chen Cai, rata-rata ada satu perusahaan yang jatuh setiap dua detik. Harapan hidup dan bisa bertahan untuk UKM domestic disebut tidak lebih dari jangka waktu tiga tahun saja.

Evolusi e-commerce memang telah membantu sebagian UKM dalam hal penjualan produk. Namun biaya pelanggan untuk platform e-commerce meningkat dan menduduki peringkat tertinggi. Nilai peningkatan biaya itu terhitung sekitar 200 RMB per individu.

Sementara biaya sewa untuk merchant secara fisik juga meningkat dengan rata-rata 20 persen. Tidak itu saja, ada beberapa factor lain yang membuat UKM mesti lebih sulit untuk berjuang dan bertahan.

Dalam menjawab pertanyaan bagaimana peranan ekonomi terdistribusi dalam memecahkan persoalan ekonomi untuk UKM, Bob Qin selaku Chief Scientis dan Ketua Yayasan Blockchain Amerika Utara mengatakan, “Ekonomi terdistribusi BitCherry menghasilkan perbedaan lebih besar ketimbang ekonomi tradisional yang terdistribusi. Hal yang paling memegang peranan adalah bagaimana masyarakat memainkan peranan yang lebih besar,” terangnya.

Dari sudut pandang secara teknis, menurut Bob Qin simpul—simpul koneksi blockchain telah terlibat dalam hal penciptaan nilai. Sehingga output nilai akhir dari jaringan itu bisa berubah. Pada platform e-commerce yang terpusat, basis data pengguna menjadi aset yang paling penting.

Basis nilai e-commerce terpusat diwujudkan melalui transformasi lapis demi lapis berdasarkan pembelian oleh pengguna. Sedangkan dalam ekonomi terdistribusi, penentuan nilai itu bukan lagi melalui sebuah institusi secara terpusat. Nilai itu ditentukan dari komunitas, dimana setiap transfer nilai dalam komunitas tidak perlu lagi bergantung pada sistem terpusat dan tradisional.

Distribusi e-commerce BitCherry mencakup penciptaan para pedagang baru, konsumen, dan ekologi super node di platformnya. Hal itu mampu mewujudkan nilai ekologis ditambahkan dengan model konsumsi dari ekosistem pertambangan. Sehingga manjadikan keuntungan yang lebih adil untuk semua. Dengan ekologi secara komunitas ini, bisa menghilangkan monopoli lalu lintas transaksinya.

Menurut Wang Feng, sukses tidaknya sebuah platform ditentukan dari detail teknis platformnya. Wang Feng juga telah mengusulkan sepuluh tren teratas teknologi dan aplikasi blokchain di tahun 2019. Di antara sepuluh tren itu, ekspansi konkurensi blockchain tertinggi adalah yang menggunakan interoperabilitas dalam membangun jaringan blockchain sebenarnya.

Tujuan itu tidak lain untuk mampu melindungi privasi pengguna. Selain itu klausul tertinggi berikutnya adalah yang meningkatkan sisi keamanan dan teknologi. Berdasarkan analisis tren teknologi itu, fitur dan nilai lebih BitCherry menjadi tidak sulit untuk diukur.

Menurut Bob Qin, BitCherry tidak hanya mampu menangani sisi “tradisi” saja, melainkan juga sisi “inovasi”. Dua fungsi lapisan protokol berbeda di BitCherry menjadi nilai lebih jika dibandingkan dengan platform yang menggunakan jaringan tunggal semata.

Protokol lapisan jaringan berfungsi agar mampu menyediakan fungsi dan fitur-fitur lebih banyak. Sehingga lapisan protokol untuk segmentasi e-commerce bisa lebih terintegerasi. Optimalisasi skenario aplikasi e-commerece terdistribusi bisa diimplementasikan. Tujuannya untuk bisa memastikan skalabilitas platform yang lebih tinggi.

Di dalam BitCherry, ada beberapa karakteristik pendekatan berjenjang. Salah satu karakteristik itu terletak pada skala kebutuhan bisnis yang fokus untuk sisi keamanan dan keadilan merata dibandingkan sifat terdesentralisasi sepenuhnya.

Karakter kedua adalah ide untuk melepaskan diri dari “satu jaringan untuk semua”. Saat ini, proyeksi yang menggunakan satu jaringan tunggal sudah dianggap tidak lagi relevan dan realistis. Pendekatan berjenjang BitCherry tersebut difungsikan sebagai panduan, dalam meletakkan dasar konkurensi bisnis yang tinggi.

Dengan tipologi jaringan blockchain BitCherry yang dibangun dengan interoperabilitas, mampu untuk mengakses mesin data besar. Baik mesin basis data tradisional ataupun kluster. Akses data itu juga bisa diteruskan secara asynchronously.

Singkronisasi data secara real-time di dalam blockchain melalui mesin data blockchain, ditambahkan dengan nilai asynchronous, modifikasi, penghapusan, ataupun verifikasi query bisa dilakukan secara public melalui API dari rantai berbeda. Sehingga mampu mewujudkan silang chain berbeda yang sama-sma bersifat heterogen.

Dalam sisi keamanannya, rantai publik utama BitCherry telah selesai dikembangkan. BitCherry menggunakan teknologi DAG untuk sistem jaringan utama itu. Sisi keamanan pada jaringan utama itu mampu menjamin keamanan seluruh sistemnya.

Di lapisan jaringan utama, menggunakan struktur data per block. Sekaligus denggan adopsi POS / POW untuk memaksimalkan sisi keamanannya dari 51% attack. Dari jaringan utama tersebut, mampu pula untuk memastikan sisi keamanan sub-chain DAG.

Pada platform BitCherry, lapis jaringan utamanya akan menggunakan unit BCHC sebagai penentu unit “GAS”. Upaya itu dilakukan pihak pengembang BitCherry agar bisa menutup celah keamanan platform yang bersifat turing complete.

Chief Scientist BitCherry, Bob Qin juga mengatakan, “Ada kebutuhan untuk melihat permasalahan-permasalahan utama terkait komputasi yang bersifat terdistribusi secara keseluruhan. Komputasi terdistribusi sudah berkembang selama bertahun-tahun lalu. Di masa lalu, komputasi dapat dilakukan melalui perangkat computer saja. Kemudian berkembang lebih jauh pada sekian banyak perangkat computer. Jika computer dan sistem komputasinya meningkat, singkronisasi data diperlukan antar computer, membentuk tipologi agar tiap kluster computer bisa bekerja lebih efisien. Mengurangi redundansi untuk memastikan stabilitas seluruh sistem. Selain itu, sinkronisasi data di computer ini harus meletakkan dasar pengambilan keputusan secara terpadu dari sistemnya,” paparnya.

Menurutnya, perkembangan teknologi blockchain saat ini hanyalah kelanjutan dari tren keseluruhan komputasi terdistribusi. Bob Qin juga menyebut bahwa dari sudut pandang komputasi terdistribusi, ada terobosan baru di setiap persoalan teknis yang muncul. Selusuh sistem terdistribusi pada akhirnya diciptakan sebagai super komputer yang terdistribusi.

Sementara itu, visi BitCherry adalah menjadi platform yang bersifat super komputer di segmentasi e-commerce terdistribusi.

Ada dua aspek penting BitCherry sebagai aspek pendorong transformasi teknologi Informasi. Pertama adalah aspek penyedia kebutuhan pengguna, dan kedua adalah dengan terobosan-terobosan perkembangan teknologi.Dari perspektif itu, e-commerce terdistribusi dari BitCherry telah sesuai dari tingkat kebutuhan pengguna dan kekuatan pendorong teknologinya. Di tahun 2019 ini, dengan jangkauan peluang yang bisa diambil alih, BitCherry bisa berpeluang lebih besar.

Add a comment